LAP Timoris
Visitors
LAP TIMORIS sebagai Lembaga Swadaya mempunyai komitmen bersama untuk berpartisipasi dalam upaya membangun tatanan masyarakat sipil yang demokratis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan tuntuntan perubahan dan perkembangan dunia, serta kemajuan peradaban
5 Visitors Online
POJOK
PEMILU SEBAGAI ARENA PERJUANGAN POLITIK

Politik sebetulnya tidak melulu soal perebutan kekuasan. Namun, lebih penting dari itu, politik adalah seni menggunakan kekuasan untuk kepentingan umum (rakyat).

Politik sebagai seni menggunakan kekuasaan untuk kepentingan rakyat punya tiga konsekuensi. Pertama, cara kerja politik [agitasi-propaganda, pengorganisiran dan pewadahan massa, kaderisasi, mobilisasi, dll] haruslah bermuara tujuan politik: pemenuhan kepentingan/harapan rakyat.

Kedua, komunitas politik harus berisikan manusia-manusia politik (politisi/aktivis partai atau organisasi politik) yang berjuang untuk kepentingan rakyat. Di sini, semua aktor politik diandaikan menjadi subjek politik yang sadar dan punya gagasan-gagasan politik. Hasrat berkuasa seorang manusia politik adalah menggunakan kekuasaan untuk kepentingan rakyat.

baca detail
ANTARA News - Nasional - Hukum
KPK dorong pemerintah wajibkan LHKPN bagi legislatif
Wed, 23 Apr 2014 20:23:47 +0700 - Komisi Pemberantasan Korupsi mendorong pemerintah membuat regulasi untuk mewajibkan penyampaian laporan harta kekayaan penyelenggara negara bagi anggota legislatif. "Bukan hanya untuk eksekutif, laporan harta kekayaan ...
Kematian perempuan hamil di Bekasi akibat sakit
Wed, 23 Apr 2014 20:17:22 +0700 - Kepolisian Sektor Bekasi Timur, Jawa Barat, memastikan penyebab kematian perempuan hamil di dalam sebuah kamar kos Kelurahan Bekasi Jaya, akibat sakit. "Hasil penyelidikan korban dinyatakan meninggal karena sakit," ujar ...
DESIGN WEB
Apa yang ingin anda peroleh dari website ini?
Post Pendapat Anda
 

LAP TIMORIS di peta yang lebih besar
news
Gambaran Singkat Pemilihan Umum 2014 di Indonesia
Jakarta - Timoris,08-04-2014
Pemilu Indonesia mungkin adalah kegiatan kepemiluan paling kompleks di dunia: Empat juta petugas di 550.000 TPS, yang tersebar di berbagai penjuru sebuah negara yang terdiri atas 17.000 pulau, bertugas mengelola 700 juta surat suara dengan 2.450 desain yang berbeda untuk memfasilitasi pemilihan 19.700 kandidat dalam satu Pemilu presiden dan 532 dewan perwakilan di tingkat nasional dan daerah. -- baca selengkapnya...
KPA Serahkan Konsep Reforma Agraria Ke Seknas Jokowi
Jakarta - Timoris,03-04-2014

BERDIKARI ONLINE - Selasa (11/3) lalu, Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi menyelenggarakan Simposium Nasional bertajuk Jalan Kemandirian Bangsa di Hotel Sultan, Jakarta.
Di sela-sela acara tersebut, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menyerahkan dokumen berisi konsep KPA terkait pelaksanaan reforma agraria. Dokumen tersebut diberi judul Laksanakan Reforma Agraria: Jalan Pasti Kejayaan Seluruh Warga Negara.

Menurut Kepala Departemen Kampanye dan Kajian KPA, Galih Andreanto, pihaknya menilai ada niat baik dari Seknas Jokowi untuk menghimpun berbagai masukan terkait jalan menuju kemandirian bangsa.

--
baca selengkapnya...
Kita Menjadi Penonton dan Melayani Tamu
Labuan Bajo - Timoris,17-03-2014
Kota Labuan Bajo semakin berkembang menjadi Kota Pariwisata setelah diselenggarakannya Sail Komodo nampaknya masyarakat dan pemerintah tidak siap. Hampir sebagain besar orientasi pembangunan tidak diperuntuk bagi kepentingan masyarakat tetapi kepentingan tamu yang datang dari dalam negri maupun luar negri. -- baca selengkapnya...
Demokrasi Menciptakan Bonum Commune
Labuan Bajo - Timoris,17-03-2014
Sekolah Demokrasi Manggarai Barat memulai pembelajaran Modul Konsepsi Demokrasi dengan narasumber utama; Dr. Norbert Jegalus, MA dan Drs. Marianus Kleden, M. Si dan narasumber dari Jakarta, Dr. Ignas Kleden. -- baca selengkapnya...
Alumni SD Mabar Sepakat Bentuk Komite Komunitas
Labuan Bajo - Timoris,15-03-2014
Alumni Sekolah Demokrasi Menggarai Barat sepakat membentuk wadah Komite Komunitas. Institusi dimaksud menjadi tempat diskusi dan merancang program memperjuangkan persoalan-persoalan public di Manggarai Barat. -- baca selengkapnya...
Jokowi Resmi Capres PDIP - Golkar Tak Ubah Strategi ARB
JAKARTA - Timoris,14-03-2014
JAKARTA. PDI Perjuangan (PDIP) akhirnya mengumumkan resmi mengusung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden.

Mandat kepada Jokowi sebagai capres tertuang dalam perintah harian Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Puteri yang dibacakan Ketua Badan Pemenangan Pemlu (Bappilu) PDI Perjuangan, Puan Maharani di Kantor DPP PDIP di Kawasan Lenteng Agung Jakarta, Jumat (14/3). --
baca selengkapnya...
Alumni SD Mabar Selenggarakan Dialog Publik Partai Politik
Labuan Bajo - Timoris,12-03-2014
Alumni Sekolah Demokrasi Manggarai Barat angkatan pertama, menyelenggarakan Dilaog Publik Partai Politik, di Aula Youth Center – Labuan Bajo, Jumad, 14 Maret 2014. -- baca selengkapnya...
[ 1 ] [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ] [ 8 ] [ 9 ] [ 10 ] [ 11 ] [ 12 ] [ 13 ] [ 14 ] [ 15 ] [ 16 ] [ 17 ] [ 18 ] [ 19 ] [ 20 ] [ 21 ] [ 22 ] [ 23 ] [ 24 ] [ 25 ] [ 26 ] [ 27 ] [ 28 ]
Untitled Document
ADMINISTRATOR
Admin User
Admin Pass
 
PEMILU 2014
GALLERY
photo9.jpg
FOTO: KUNJUNGAN EKSEKUTIF DAN NSC KID
ARTIKEL (Random)
Mahalnya Biaya Pemilu

EDITORIAL BERDIKARI ONLINE

Sebentar lagi pesta “pemilu 2014” akan digelar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengajukan anggaran sebesar Rp 7,4 triliun untuk penyelenggaraan pemilu 2014. Banyak yang menilai, anggaran tersebut terlalu besar dan tidak masuk akal. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mengendus adanya alokasi anggaran yang tidak masuk akal, yakni anggaran peliputan sebesar Rp 40,4 miliar dan anggaran press tour sebesar Rp13,1 miliar. Begitu pula dengan anggaran pemutakhiran data pemilih sebesar Rp 3,7 triliun atau hampir separuh dari biaya E-KTP.
Baca detail
Ironi Kekuasaan Politik
(Refleksi menjelang Pilpres 2010)

Oleh Gabriel Adur (Mahasiswa Philosopisch und Theologisches Hochschule Sankt Augustin German)

Tentang hakikat manusia, Hans Kueng pernah menulis: Manusia itu sendiri sudah sangat komplex, makhluk yang memiliki tingkat ambivalensi yang tinggi antara yang rational dan yang tidak rational, yang baik dan yang buruk; sebuah perpaduan dari egoisme dan kebajikan (Hans Kueng, Weltethos für Weltpolitik und Weltwirtschaft, 1997). Baca detail

LEGENDA SUMBER AIR LAHURUS

Oleh: (Genoveva Bikan & Puplius M. Buru)

Tulisan ini sengaja ditempatkan setelah cerita mengenai suku Melus karena legenda sumber air Lahurus sangat erat kaitannya dengan peristiwa pengusiran orang Melus. Tulisan ini berusaha merangkum tradisi lisan tentang munculnya sumber air Lahurus yang diwariskan secara turun temurun hingga saat ini.

Baca detail
Sekolah Demokrasi Lembata Lahirkan Pemimpin Baru

Oleh: Niko Dai

Sekolah Demokrasi Lembata adalah sebuah bentuk pendidikan non formal dalam bidang politik. Lahirnya Sekolah Demokrasi ini membutuhkan sebuah proses yang panjang.

Baca detail
IMPLIKASI PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG (PILKADAL) TERHADAP KEMAJUAN

Oleh: Dr. Kotan Y.Stefanus, SH,M.Hum

Sejak 2001, Indonesia memulai kembali proses desentralisasi yang terhenti sejak digagas pertama kali tahun 1933 oleh Hatta dalam tulisannya “Autonomi dan Centralisasi dalam Partai” dan selama ini kebijakan desentralisasi memberikan banyak warna terhadap perjalanan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Proses desentralisasi itu sendiri merupakan proses yang sangat penting dan menentukan masa depan Indonesia; Keberhasilan dan kegagalan kebijakan ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap berbagai aspek kehidupan bangsa terutama kehidupan demokrasi di Indonesia.
Baca detail
Pesona Caleg atau Ideologi Partai?
Oleh: Dr. Paul Budi Kleden, SVD

KETIDAKPASTIAN, itulah yang dapat dikatakan tentang suasana menjelang pemilihan umum legislatif 2009 ini. Regulasi yang ditetapkan masih gamang dan belum stabil. Contreng sekali atau dua kali? Bagaimana dengan affirmative action untuk kaum perempuan?

Baca detail
Mengintip Tradisi Pengambilan Nale di Mingar

Oleh: Pius Demon

Anda mungkin sudah merasakan nikmatnya aneka santapan hidangan laut, tapi pernahkah Anda menyantap “see food” dari Mingar? Boleh jadi Anda sudah mendengar nama makanan laut dari wilayah Kecamatan Nagawutun itu, tapi belum menyantapnya.

Baca detail
Pers di Negeri Kaum Papa

Oleh: Dion DB Putra

(Pemred SKH Pos Kupang dan Ketua PWI Cabang NTT)

Wajah pers merupakan gambaran bening tentang rupa masyarakatnya. Tidaklah mungkin pers hidup makmur di tengah masyarakat yang miskin papa. (Konvensi Media Massa Nasional 2010)

Baca detail
Tue Nala Ho'on Media Perdamaian Lokal Suku Bunaq

Oleh: Charles mau dan Charles Anyi

Seiring dengan perkembangan zaman dan arus globalisasi yang kian meningkat, berpegaruh terhadap aspek kehidupan. Salah satunya adalah tradisi/budaya lokal kian hari kian surut dari realita kehidupan. Generasi muda saat ini mulai menyepelehkan bahkan melupakan tradisi warisan leluhur. Mengatasi persoalan yang ada di sekitar kita dapat dilakukan menggunakan media lokal, seperti "TUE NALA HO'ON" di masyarakat Bunaq.
Baca detail
Bangkit Lawan Kebohongan
(Seputar Penolakan Tambang di Riung)

Oleh Steph Tupeng Witin

Tanah di Flores dan Lembata terus menerus digempur oleh para investor pertambangan. Nusa Bunga, akhir-akhir ini, menghadirkan daya tarik dan pesona bagi hadirnya “janji-janji surga” yang sesungguhnya berjalan beriringan dengan bayangan kehancuran alam.
Baca detail
Negeri Para Preman
Oleh: Dion DB Putra

BETA makan lu. Lado mengajak Mase berduel di luar gedung Dewan. Demikian sepenggal peristiwa yang terjadi di gedung DPRD Kabupaten Kupang, hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2009.

Baca detail
Pemilu 2009: Dari Kerumunan Hingga Golput
Oleh: Pius Rengka, SH, M.Sc

PEMILU legislatif akan digelar 9 April 2009. Itu artinya pemilu tinggal 90 hari lagi. Apa kiranya gejala dan makna politis dari tenggat waktu tersisa itu dalam dinamika politik di Nusa Tenggara Timur? Apa pula fenomena kasat mata di permukaan panggung politik NTT?

Baca detail
Telah Mati (Menyoal Tata Ruang Kota Lewoleba)

Oleh Juan Orong

(Imam Katolik, Paroki Saint Arnold Janssen, Waikomo-Lewoleba Barat)

Sepintas melihat kota Lewoleba, serentak terbersit di hati kita rasa sedih dan terenyuh. Betapa tidak? Segala infrastruktur dan tata ruang kota itu tidak terurus dengan baik; lantas wajah kota itu tampak carut-marut. Baca detail

"Rai Ami Fo Ti'an, Sei Sa Tenik?"
Ungkapan dalam Bahasa Tetun ini dalam terjemahan bebas berarti "Tanah kami sudah serahkan, masih apalagi?"; Pernyataan ini terungkap dari para pemilik lahan yang secara suka rela menyerahkan tanahnya untuk kepentingan pembentukan Kabupaten Malaka. Penyerahan tanah ini untuk memenuhi salah syarat bahwa calon kabupaten baru harus menyediakan lahan untuk pembangunan infrastruktur pemerintahan kabupaten khusus kantor-kantor pemerintah dan fasilitas umum lainnya. Baca detail
DESENTRALISASI DAN OTONOMI DAERAH; UPAYA MEMBERDAYAKAN DAERAH

Oleh: VIKTUS MURIN

Revormasi yang terjadi di Indonesia sebagai antitesa terhadap pemerintahan sentralistik Orde Baru, telah membuka kran demokrasi secara masif di hampir semua lini kehidupan
Baca detail
Nasib Komoditi Unggulan NTT

Oleh: Wilson MA Therik

SALAM (tajuk) di Harian Umum Pos Kupang, 30 Juni 2009 kembali menguak penyakit yang telah menahun (su tua di badan), yakni petani kecil NTT yang menderita karena harga jual komoditi yang rendah, pengijon dan lintah darat serta debt collector merajalela, dan tidak ada yang 'merasa berdosa'. Semua tenang-tenang saja.
Baca detail

"Civil Society" di Lembata
Oleh: Fredy Wahon

ADEGAN sidang paripurna DPRD Lembata membahas draf rekomendasi tentang pertambangan tembaga dan emas di Kabupaten Lembata oleh PT Merukh enterprise ricuh. Suasana sidang yang dipimpin Frans Making, BA itu sejak awal memang sudah tegang. Maklum, sejak sidang dibuka, anggota Dewan dari PSI, Ahmad Bumi, SH langsung melakukan interupsi. Dia menilai Dewan tidak perlu mengeluarkan rekomendasi.

Baca detail
Dari Luli Ahi Hingga Gelo Sele

Oleh: Yanuaris Pareira

Tulisan ini mengupas tradisi Suku Kemak Oho tentang ritual adat dalam bertani yang merupakan penyatuan dengan kekuatan leluhur. Suku Kemak Oho memiliki bermacam-macam ritual adat. Ritual adat ini merupakan kepercayaan bersama segenap anggota Suku Kemak Oho. Prosesi penanaman tanaman pertanian dan perkebunan, dilalui beberapa proses, antara lain
Baca detail
Demokrasi dan Ketergantungan Sosial

Oleh Drs. Martinus Satban, M. Si

Secara konseptual, demokrasi dan kesejahteraan (welfare) merupakan dua konsep yang sangat terkait erat walau tidak harus dibuat paralel. Demokrasi adalah pilihan untuk mewujudkan kesejahteraan.
Baca detail
KONSEP DAN APLIKASI EKONOMI BERBASIS MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Oleh: Dr. Thomas Ola Langoday, M.Si

Saya berpendapat bahwa baik aras konsep, aplikatif maupun objektivenya ilmu ekonomi bergerak menuju satu tujuan yaitu kesejahteraan masyarakat. Hanya saja dalam ilmu ekonomi terdapat banyak agen/pelaku ekonomi.

Baca detail
Dilema Demokrasi Mayoritas
Oleh:Romanus Ndau Lendong

DI penghujung 2008, Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan ketentuan nomor urut yang diatur dalam pasal 214 UU No. 10/2008 tentang pemilihan anggota DPR, DPD dan DPRD. Pasal tersebut menyatakan bahwa pemenang pemilu legislatif adalah mereka yang berhasil meraih suara di atas 30% bilangan pembagi pemilih (BPP) dan menduduki nomor urut kecil.

Baca detail
IMPLIKASI PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG (PILKADAL) TERHADAP KEMAJUAN

Oleh: Dr. Kotan Y.Stefanus, SH,M.Hum

Sejak 2001, Indonesia memulai kembali proses desentralisasi yang terhenti sejak digagas pertama kali tahun 1933 oleh Hatta dalam tulisannya “Autonomi dan Centralisasi dalam Partai” dan selama ini kebijakan desentralisasi memberikan banyak warna terhadap perjalanan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Proses desentralisasi itu sendiri merupakan proses yang sangat penting dan menentukan masa depan Indonesia; Keberhasilan dan kegagalan kebijakan ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap berbagai aspek kehidupan bangsa terutama kehidupan demokrasi di Indonesia.
Baca detail
Hasae Kakaluk
Hasae Kakaluk menurut arti katanya "Hasae" (menaikan), "Kakaluk" (kesaktian). Secara harafiah dapat diterjemahkan sebagai ritual adat untuk anak suku menjadi sakti atau dilindungi leluhur sewaktu berperang atau ke tempat jauh untuk mengadu nasib. Baca detail
Setiap Bulan Ditemukan 10 - 20 Penderita HIV/AIDS
Setiap bulan RSUD Atambua menemukan penderita HIV/AIDS 10 hingga 20 penderita. Belum terhitung 4 RSUD lain, yakni; RSUD Betun, RSUD Halilulik, RSUD Sito Husada dan Rumah Sakit Tentara jika dalam sebulan juga menemukan penderita HIV/AIDS, angka pertambahan penyakit mematikan ini diatas 20 orang. Baca detail
Membuat Anak Mengenal Keluarga
No Du Anamugung, tradisi masyarakat Kemak Leolima. Sebagaimana dituturkan Markus Mau Buting, upacara adat ini dilakukan dari jaman nenek moyang hingga saat ini Baca detail
Belajar Koperasi Ke Venezuela
Dulu, siapa mau belajar koperasi, datanglah ke Skandinavia (Denmark, Swedia, dan Norwegia). Bung Hatta melakukan hal itu pada tahun 1925. Sekarang, anda bisa belajar koperasi di negara-negara Amerika Latin. Khususnya: Venezuela!
Venezuela sedang menjalankan revolusi. Menariknya, dalam kerangka revolusi di lapangan ekonomi, Chavez telah menekankan koperasi sebagai salah satu alatnya
Baca detail
Partai Politik dan Penguatan Politik Daerah
Oleh: Dr. phil. Norbertus jegalus, MA

Karena eksistensi partai politik di Indonesia dijamin secara konstitusional pada tingkat negara, jadi tidak ada partai politik lokal kecuali Daerah Aceh, maka kita hanya bisa berbicara tentang peran partai politik secara umum di tingkat nasional. Baru berdasarkan pemahaman itu kita bisa menyoroti eksistensi dan peran partai politik di tingkat lokal yakni di tingkat kabupaten.

Baca detail
Batu Mangan di NTT

Kualitas batu Mangan dari NTT terbaik di dunia, dan jumlah yang terukur saat ini cukup untuk penuhi kebutuhan Indonesia serta Korea Selatan selama lima puluh tahun mendatang. Hal ini disampaikan seorang pejabat ESDM saat berkunjung ke Kupang akhir 2009 lalu. Ini kabar baik atau buruk bagi rakyat NTT? Tampak banyak jawaban negatif. Baru-baru ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Timur (DPRD NTT) mendesak pemerintah daerah untuk menghentikan seluruh proses eksploitasi mangan di daerah tersebut, sampai ada regulasi (peraturan daerah) di tingkat provinsi yang mengatur hal ini.

Baca detail
Membudayakan Pangan Lokal

Oleh: Marianus Kleden

DI pojok kiri halaman Kantor Gubernur NTT terpancang sebuah bilbor (tetapi tidak pernah di-bill) dengan foto gubernur dan wakil gubernur yang mengimbau agar "hari Kamis katong makan pangan lokal".
Baca detail

Gelombang Demokrasi Masyarakat Transisi

Oleh Pius Rengka

BAGAIMANA menjelaskan hasil pemilihan legislatif dan presiden kemarin dalam terang gelombang demokrasi di daerah ini? Pertanyaan ini, ingin dikomentari secara amat sangat ringkas dan sederhana.

Baca detail
 
 
NTT - Terkini
Caleg Flores Timur Barter Suara Pileg
Tue, 22 Apr 2014 08:28:26 +0000 - NTTTERKINI.COM, Kupang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan dugaan bartyer suara antarcalon anggota legislatif (Caleg) di Kabupaten Flores Timur. “Kami sedang memroses laporan dugaan barter suara antara caleg di Kabupaten Flores Timur,” kata juru bicara Bawaslu NTT Yemris Fointuna kepada wartawan di Kupang, Selasa, 22 April 2014. Dua caleg DPRD kabupaten itu […]
Satu TPS di Lembata Gelar Pemilu Ulang
Tue, 22 Apr 2014 08:23:03 +0000 - NTTTERKINI.COM, Kupang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 22 April 2014 menggelar pemilu ulang di satu tempat pemungutan suara di daerah itu. Pemilu ulang itu digelar di TPS 01, Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape. Karena terjadi sejumlah kecurangan saat perhitungan suara. “Kami rekomendasikan satu TPS untuk pemilu ulang di daerah […]