LAP Timoris
Visitors
LAP TIMORIS sebagai Lembaga Swadaya mempunyai komitmen bersama untuk berpartisipasi dalam upaya membangun tatanan masyarakat sipil yang demokratis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan tuntuntan perubahan dan perkembangan dunia, serta kemajuan peradaban
1 Visitors Online
POJOK
PAKTA INTEGRITAS, PELUANG TITIK BALIK PENDIDIKAN

Oleh: Prof. Dr. Anita Lie
Badan Pengurus Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID)

UJIAN nasional. Di beberapa daerah, kepala daerah dan kepala dinas pendidikan melakukan penandatanganan “pakta integritas” untuk mendeklarasikan janji kejujuran.

Pada Minggu, 6 April 2014, Menteri Pendidiskan dan Kebudayaan bersama dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan menerima penanda­tanganan pakta integritas oleh sekitar 1.800 kepala sekolah se-Surabaya bersamaan dengan peluncuran rapor online, try-out online, Pusat Pangkalan Data Online dalam rangkaian Program Surabaya Belajar.

Surabaya bukanlah yang pertama mendeklarasikan komitmen kejujuran ini. Pada tahun ajaran 2009/2010, DI Yogyakarta menanggung akibat ketidaklulusan tertinggi (meningkat 400 persen), tetapi mendapatkan pengakuan dari Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai provinsi dengan penyelenggaraan UN paling jujur. Sebagai satu kota yang menuju sembilan besar untuk sistem informasi inovasi pelayanan publik terbaik, sudah saatnya status Surabaya sebagai barometer bagi upaya peningkatan mutu pendidikan beranjak ke tingkat yang lebih tinggi dari sekadar capaian persentase kelulusan UN. Tantangan selanjutnya: menembus kesemuan dan meraih capaian mutu pendidikan secara nyata dan jujur.


baca detail

ANTARA News - Nasional - Hukum
Polda Metro buru penculik peminta tebusan Rp400 juta
Sun, 19 Apr 2015 23:35:55 +0700 - Aparat Polda Metro Jaya memburu pelaku penculikan seorang pengusaha bernama Thalib Abbas yang meminta tebusan Rp400 juta. "Korban diculik lima orang pria tidak dikenal dengan meminta uang tebusan Rp400 juta," kata Kepala ...
Bambang Widjajanto desak Bareskrim pastikan kasusnya
Sun, 19 Apr 2015 21:23:19 +0700 - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Bambang Widjajanto mendesak Bareskrim Polri cepat memastikan kasusnya, apakah dilanjutkan atau dihentikan. "Saya tidak mau terlalu lama menunggu kasus ini. Sekarang ...
DESIGN WEB
Apa yang ingin anda peroleh dari website ini?
Post Pendapat Anda
 

LAP TIMORIS di peta yang lebih besar
news
KILAS BALIK KEGIATAN LAP TIMORIS (BAGIAN 2)
Kupang - Timoris,18-03-2015
Kehadiran Sekolah Demokrasi Manggarai Barat telah memberi kontribusi sangat posistif bagi perkembangan demokrasi baik di kalangan peserta sendiri maunpun masyarakat sekitar. -- baca selengkapnya...
KILAS BALIK KEGIATAN LAP TIMORIS (BAGIAN 1)
Kupang - Timoris,06-03-2015
Sebagai Lembaga Swadaya mempunyai komitmen bersama untuk berpartisipasi dalam upaya membangun tatanan masyarakat sipil yang demokratis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan tuntuntan perubahan dan perkembangan dunia, serta kemajuan peradaban. Berikut kilas balik kegiatan LAP TIMORIS (Bagian I) -- baca selengkapnya...
Apa Kata Mereka?? (Soal HIV-AIDS di Manggarai Barat)
Labuan Bajo - Timoris,26-12-2014

LAPORAN UTAMA

TABLOID SAKSI - Manggarai Barat merupakan gerbang masuk wisatawan ke Nusa Tenggara Timur. Sebagai daerah wisata, tentu tidak terlepas dari dampak negatif dari perkembangan suatu wilayah. Salah satunya adalah munculnya masalah "penyebaran" HIV-AIDS di wilayah ini, yang konon telah "merasuki" lima kecamatan.

Berikut tanggapan Pengusaha, Legislatif, Kadis Kesehatan Manggarai Barat, dan Kepala Unit VCT Puskesmas Labuan Bajo yang berhasil dihubungi TABLOID SAKSI.

--
baca selengkapnya...
TABLOID SAKSI: Mengenal HIV/AIDS
Labuan Bajo - Timoris,26-12-2014
AIDS  disebabkan salah satu kelompok virus yang disebuat dengan retroviruses yang sering disebut dengan HIV. Seseorang yang terkena atau terinfeksi HIV AIDS sistem kekebalan tubuhnya akan menurun drastic. Virus AiDS menyerang sel darah putih khusus yang disebut dengan T-lymphocytes. Tanda pertama penderita HIV biasanya akan mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh. -- baca selengkapnya...
Duhh....HIV/AIDS Sudah Ada di Lima Kecamatan
Labuan Bajo - Timoris,26-12-2014

LAPORAN UTAMA

TABLOID SAKSI - Mengerikan! Penyakit mematikan HIV/AIDS di Provinsi NTT, tergolong membahayakan. Kenapa tidak? Data KPAD NTT menyebutkan bahwa hingga tahun 2014, HIV/AIDS sudah mencapai angka 3.041 penderita.

Staf KPAD NTT, Gusti Brewon mengatakan bahwa Kabupaten Belu adalah Kabupaten yang memiliki penderita terbanyak yakni 610 penderita dan yang paling kecil angkanya yakni Kabupaten Sabu Raijua dengan penderita 3 orang. Dari data itu perempuan yang terjangkit HIV sebanyak 600 orang dan AIDS 647 orang dan sebanyak 780 adalah ibu rumah tangga. Gila! Terus Bagimana dengan Mangga­rai Barat?

--
baca selengkapnya...
Terminal Luar Kota Nggorang: Sopir Gunakan “Terminal Bayangan”
Labuan Bajo - Timoris,23-11-2014

TABLOID SAKSI - Terminal untuk kendaraan penumpang luar Kota yang berada di Desa Nggorang Kecamatan nampaknya tidak terurus bahkan terkesan terlantar. Mengapa tidak? Bangunan yang dibangun oleh pemerintah daerah Manggarai Barat itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kendaraan penumpang luar kota bukan masuk dalam terminal untuk mengambil dan menurunkan penumpang malah menjadikan areal pinggiran jalan utama Flores, depan terminal itu sebagai lokasi terminal bayangan.Pada hal, terminal permanen itu sudah direhap beberapa kali dan sudah dilakukan perbaikan jalan masuk oleh pemerintah daerah.  

--
baca selengkapnya...
Warga Adukan Ganti Rugi Tanah Bandara Komodo ke Komnas HAM
Labuan Bajo - Timoris,23-11-2014

TABLOID SAKSI - Bandara termegah di NTT yang dibangun dengan dana Sail Komodo tahun 2013 lalu, masih menyimpan persoalan. Betapa tidak. Puluhan warga yang merasa tanahnya belum mendapat ganti rugi, membuat kemah di seputaran bandara Komodo untuk berteduh sebagai bentuk aksi damai mereka. Selama sehari mereka berada di kemah itu, sambil menunggu kedatangan tim Komnas HAM dari Jakarta. Aksi damai itu dilakukan karena sudah lama menunggu dalam ketidakpastian soal ganti rugi lahan mereka di sekitar bandara yang sudah digusur untuk kepentingan pelebaran landasan Bandara Komodo, Labuan Bajo.

Aksi yang terbilang nekat itu kemudian secara resmi melaporkan sikap pemerintah daerah Manggarai Barat yang dinilai ‘masa bodoh’ atas hak warga selaku pemilik tanah di sekitar bandara. Menurut warga, tanah mereka sudah digusur untuk kepentingan pelebaran bandara pada saat Sail Komodo 2013 lalu, tapi hingga kini belum ada ganti ruginya.

--
baca selengkapnya...
[ 1 ] [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] [ 5 ] [ 6 ] [ 7 ] [ 8 ] [ 9 ] [ 10 ] [ 11 ] [ 12 ] [ 13 ] [ 14 ] [ 15 ] [ 16 ] [ 17 ] [ 18 ] [ 19 ] [ 20 ] [ 21 ] [ 22 ] [ 23 ] [ 24 ] [ 25 ] [ 26 ] [ 27 ] [ 28 ] [ 29 ] [ 30 ] [ 31 ] [ 32 ] [ 33 ]
Untitled Document
ADMINISTRATOR
Admin User
Admin Pass
 
GALLERY
photo18.jpg
FOTO: NEWSLETTER DEMOS BELU EDISI 1
ARTIKEL (Random)
Pers di Negeri Kaum Papa

Oleh: Dion DB Putra

(Pemred SKH Pos Kupang dan Ketua PWI Cabang NTT)

Wajah pers merupakan gambaran bening tentang rupa masyarakatnya. Tidaklah mungkin pers hidup makmur di tengah masyarakat yang miskin papa. (Konvensi Media Massa Nasional 2010)

Baca detail
Pemilu 2009: Dari Kerumunan Hingga Golput
Oleh: Pius Rengka, SH, M.Sc

PEMILU legislatif akan digelar 9 April 2009. Itu artinya pemilu tinggal 90 hari lagi. Apa kiranya gejala dan makna politis dari tenggat waktu tersisa itu dalam dinamika politik di Nusa Tenggara Timur? Apa pula fenomena kasat mata di permukaan panggung politik NTT?

Baca detail
IMPLIKASI PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG (PILKADAL) TERHADAP KEMAJUAN

Oleh: Dr. Kotan Y.Stefanus, SH,M.Hum

Sejak 2001, Indonesia memulai kembali proses desentralisasi yang terhenti sejak digagas pertama kali tahun 1933 oleh Hatta dalam tulisannya “Autonomi dan Centralisasi dalam Partai” dan selama ini kebijakan desentralisasi memberikan banyak warna terhadap perjalanan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Proses desentralisasi itu sendiri merupakan proses yang sangat penting dan menentukan masa depan Indonesia; Keberhasilan dan kegagalan kebijakan ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap berbagai aspek kehidupan bangsa terutama kehidupan demokrasi di Indonesia.
Baca detail
Partai Politik dan Penguatan Politik Daerah
Oleh: Dr. phil. Norbertus jegalus, MA

Karena eksistensi partai politik di Indonesia dijamin secara konstitusional pada tingkat negara, jadi tidak ada partai politik lokal kecuali Daerah Aceh, maka kita hanya bisa berbicara tentang peran partai politik secara umum di tingkat nasional. Baru berdasarkan pemahaman itu kita bisa menyoroti eksistensi dan peran partai politik di tingkat lokal yakni di tingkat kabupaten.

Baca detail
Setiap Bulan Ditemukan 10 - 20 Penderita HIV/AIDS
Setiap bulan RSUD Atambua menemukan penderita HIV/AIDS 10 hingga 20 penderita. Belum terhitung 4 RSUD lain, yakni; RSUD Betun, RSUD Halilulik, RSUD Sito Husada dan Rumah Sakit Tentara jika dalam sebulan juga menemukan penderita HIV/AIDS, angka pertambahan penyakit mematikan ini diatas 20 orang. Baca detail
Sekolah Demokrasi Lembata Lahirkan Pemimpin Baru

Oleh: Niko Dai

Sekolah Demokrasi Lembata adalah sebuah bentuk pendidikan non formal dalam bidang politik. Lahirnya Sekolah Demokrasi ini membutuhkan sebuah proses yang panjang.

Baca detail
Mahalnya Biaya Pemilu

EDITORIAL BERDIKARI ONLINE

Sebentar lagi pesta “pemilu 2014” akan digelar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengajukan anggaran sebesar Rp 7,4 triliun untuk penyelenggaraan pemilu 2014. Banyak yang menilai, anggaran tersebut terlalu besar dan tidak masuk akal. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mengendus adanya alokasi anggaran yang tidak masuk akal, yakni anggaran peliputan sebesar Rp 40,4 miliar dan anggaran press tour sebesar Rp13,1 miliar. Begitu pula dengan anggaran pemutakhiran data pemilih sebesar Rp 3,7 triliun atau hampir separuh dari biaya E-KTP.
Baca detail
Belajar Koperasi Ke Venezuela
Dulu, siapa mau belajar koperasi, datanglah ke Skandinavia (Denmark, Swedia, dan Norwegia). Bung Hatta melakukan hal itu pada tahun 1925. Sekarang, anda bisa belajar koperasi di negara-negara Amerika Latin. Khususnya: Venezuela!
Venezuela sedang menjalankan revolusi. Menariknya, dalam kerangka revolusi di lapangan ekonomi, Chavez telah menekankan koperasi sebagai salah satu alatnya
Baca detail
Membudayakan Pangan Lokal

Oleh: Marianus Kleden

DI pojok kiri halaman Kantor Gubernur NTT terpancang sebuah bilbor (tetapi tidak pernah di-bill) dengan foto gubernur dan wakil gubernur yang mengimbau agar "hari Kamis katong makan pangan lokal".
Baca detail

DESENTRALISASI DAN OTONOMI DAERAH; UPAYA MEMBERDAYAKAN DAERAH

Oleh: VIKTUS MURIN

Revormasi yang terjadi di Indonesia sebagai antitesa terhadap pemerintahan sentralistik Orde Baru, telah membuka kran demokrasi secara masif di hampir semua lini kehidupan
Baca detail
Nasib Komoditi Unggulan NTT

Oleh: Wilson MA Therik

SALAM (tajuk) di Harian Umum Pos Kupang, 30 Juni 2009 kembali menguak penyakit yang telah menahun (su tua di badan), yakni petani kecil NTT yang menderita karena harga jual komoditi yang rendah, pengijon dan lintah darat serta debt collector merajalela, dan tidak ada yang 'merasa berdosa'. Semua tenang-tenang saja.
Baca detail

Telah Mati (Menyoal Tata Ruang Kota Lewoleba)

Oleh Juan Orong

(Imam Katolik, Paroki Saint Arnold Janssen, Waikomo-Lewoleba Barat)

Sepintas melihat kota Lewoleba, serentak terbersit di hati kita rasa sedih dan terenyuh. Betapa tidak? Segala infrastruktur dan tata ruang kota itu tidak terurus dengan baik; lantas wajah kota itu tampak carut-marut. Baca detail

Mengintip Tradisi Pengambilan Nale di Mingar

Oleh: Pius Demon

Anda mungkin sudah merasakan nikmatnya aneka santapan hidangan laut, tapi pernahkah Anda menyantap “see food” dari Mingar? Boleh jadi Anda sudah mendengar nama makanan laut dari wilayah Kecamatan Nagawutun itu, tapi belum menyantapnya.

Baca detail
Bangkit Lawan Kebohongan
(Seputar Penolakan Tambang di Riung)

Oleh Steph Tupeng Witin

Tanah di Flores dan Lembata terus menerus digempur oleh para investor pertambangan. Nusa Bunga, akhir-akhir ini, menghadirkan daya tarik dan pesona bagi hadirnya “janji-janji surga” yang sesungguhnya berjalan beriringan dengan bayangan kehancuran alam.
Baca detail
"Civil Society" di Lembata
Oleh: Fredy Wahon

ADEGAN sidang paripurna DPRD Lembata membahas draf rekomendasi tentang pertambangan tembaga dan emas di Kabupaten Lembata oleh PT Merukh enterprise ricuh. Suasana sidang yang dipimpin Frans Making, BA itu sejak awal memang sudah tegang. Maklum, sejak sidang dibuka, anggota Dewan dari PSI, Ahmad Bumi, SH langsung melakukan interupsi. Dia menilai Dewan tidak perlu mengeluarkan rekomendasi.

Baca detail
Dilema Demokrasi Mayoritas
Oleh:Romanus Ndau Lendong

DI penghujung 2008, Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan ketentuan nomor urut yang diatur dalam pasal 214 UU No. 10/2008 tentang pemilihan anggota DPR, DPD dan DPRD. Pasal tersebut menyatakan bahwa pemenang pemilu legislatif adalah mereka yang berhasil meraih suara di atas 30% bilangan pembagi pemilih (BPP) dan menduduki nomor urut kecil.

Baca detail
Demokrasi dan Ketergantungan Sosial

Oleh Drs. Martinus Satban, M. Si

Secara konseptual, demokrasi dan kesejahteraan (welfare) merupakan dua konsep yang sangat terkait erat walau tidak harus dibuat paralel. Demokrasi adalah pilihan untuk mewujudkan kesejahteraan.
Baca detail
Pesona Caleg atau Ideologi Partai?
Oleh: Dr. Paul Budi Kleden, SVD

KETIDAKPASTIAN, itulah yang dapat dikatakan tentang suasana menjelang pemilihan umum legislatif 2009 ini. Regulasi yang ditetapkan masih gamang dan belum stabil. Contreng sekali atau dua kali? Bagaimana dengan affirmative action untuk kaum perempuan?

Baca detail
Gelombang Demokrasi Masyarakat Transisi

Oleh Pius Rengka

BAGAIMANA menjelaskan hasil pemilihan legislatif dan presiden kemarin dalam terang gelombang demokrasi di daerah ini? Pertanyaan ini, ingin dikomentari secara amat sangat ringkas dan sederhana.

Baca detail
Ironi Kekuasaan Politik
(Refleksi menjelang Pilpres 2010)

Oleh Gabriel Adur (Mahasiswa Philosopisch und Theologisches Hochschule Sankt Augustin German)

Tentang hakikat manusia, Hans Kueng pernah menulis: Manusia itu sendiri sudah sangat komplex, makhluk yang memiliki tingkat ambivalensi yang tinggi antara yang rational dan yang tidak rational, yang baik dan yang buruk; sebuah perpaduan dari egoisme dan kebajikan (Hans Kueng, Weltethos für Weltpolitik und Weltwirtschaft, 1997). Baca detail

Batu Mangan di NTT

Kualitas batu Mangan dari NTT terbaik di dunia, dan jumlah yang terukur saat ini cukup untuk penuhi kebutuhan Indonesia serta Korea Selatan selama lima puluh tahun mendatang. Hal ini disampaikan seorang pejabat ESDM saat berkunjung ke Kupang akhir 2009 lalu. Ini kabar baik atau buruk bagi rakyat NTT? Tampak banyak jawaban negatif. Baru-baru ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Timur (DPRD NTT) mendesak pemerintah daerah untuk menghentikan seluruh proses eksploitasi mangan di daerah tersebut, sampai ada regulasi (peraturan daerah) di tingkat provinsi yang mengatur hal ini.

Baca detail
Negeri Para Preman
Oleh: Dion DB Putra

BETA makan lu. Lado mengajak Mase berduel di luar gedung Dewan. Demikian sepenggal peristiwa yang terjadi di gedung DPRD Kabupaten Kupang, hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2009.

Baca detail
LEGENDA SUMBER AIR LAHURUS

Oleh: (Genoveva Bikan & Puplius M. Buru)

Tulisan ini sengaja ditempatkan setelah cerita mengenai suku Melus karena legenda sumber air Lahurus sangat erat kaitannya dengan peristiwa pengusiran orang Melus. Tulisan ini berusaha merangkum tradisi lisan tentang munculnya sumber air Lahurus yang diwariskan secara turun temurun hingga saat ini.

Baca detail
KONSEP DAN APLIKASI EKONOMI BERBASIS MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Oleh: Dr. Thomas Ola Langoday, M.Si

Saya berpendapat bahwa baik aras konsep, aplikatif maupun objektivenya ilmu ekonomi bergerak menuju satu tujuan yaitu kesejahteraan masyarakat. Hanya saja dalam ilmu ekonomi terdapat banyak agen/pelaku ekonomi.

Baca detail
"Rai Ami Fo Ti'an, Sei Sa Tenik?"
Ungkapan dalam Bahasa Tetun ini dalam terjemahan bebas berarti "Tanah kami sudah serahkan, masih apalagi?"; Pernyataan ini terungkap dari para pemilik lahan yang secara suka rela menyerahkan tanahnya untuk kepentingan pembentukan Kabupaten Malaka. Penyerahan tanah ini untuk memenuhi salah syarat bahwa calon kabupaten baru harus menyediakan lahan untuk pembangunan infrastruktur pemerintahan kabupaten khusus kantor-kantor pemerintah dan fasilitas umum lainnya. Baca detail
Membuat Anak Mengenal Keluarga
No Du Anamugung, tradisi masyarakat Kemak Leolima. Sebagaimana dituturkan Markus Mau Buting, upacara adat ini dilakukan dari jaman nenek moyang hingga saat ini Baca detail
Tue Nala Ho'on Media Perdamaian Lokal Suku Bunaq

Oleh: Charles mau dan Charles Anyi

Seiring dengan perkembangan zaman dan arus globalisasi yang kian meningkat, berpegaruh terhadap aspek kehidupan. Salah satunya adalah tradisi/budaya lokal kian hari kian surut dari realita kehidupan. Generasi muda saat ini mulai menyepelehkan bahkan melupakan tradisi warisan leluhur. Mengatasi persoalan yang ada di sekitar kita dapat dilakukan menggunakan media lokal, seperti "TUE NALA HO'ON" di masyarakat Bunaq.
Baca detail
Dari Luli Ahi Hingga Gelo Sele

Oleh: Yanuaris Pareira

Tulisan ini mengupas tradisi Suku Kemak Oho tentang ritual adat dalam bertani yang merupakan penyatuan dengan kekuatan leluhur. Suku Kemak Oho memiliki bermacam-macam ritual adat. Ritual adat ini merupakan kepercayaan bersama segenap anggota Suku Kemak Oho. Prosesi penanaman tanaman pertanian dan perkebunan, dilalui beberapa proses, antara lain
Baca detail
IMPLIKASI PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG (PILKADAL) TERHADAP KEMAJUAN

Oleh: Dr. Kotan Y.Stefanus, SH,M.Hum

Sejak 2001, Indonesia memulai kembali proses desentralisasi yang terhenti sejak digagas pertama kali tahun 1933 oleh Hatta dalam tulisannya “Autonomi dan Centralisasi dalam Partai” dan selama ini kebijakan desentralisasi memberikan banyak warna terhadap perjalanan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Proses desentralisasi itu sendiri merupakan proses yang sangat penting dan menentukan masa depan Indonesia; Keberhasilan dan kegagalan kebijakan ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap berbagai aspek kehidupan bangsa terutama kehidupan demokrasi di Indonesia.
Baca detail
Hasae Kakaluk
Hasae Kakaluk menurut arti katanya "Hasae" (menaikan), "Kakaluk" (kesaktian). Secara harafiah dapat diterjemahkan sebagai ritual adat untuk anak suku menjadi sakti atau dilindungi leluhur sewaktu berperang atau ke tempat jauh untuk mengadu nasib. Baca detail
 
 
NTT - Terkini
Teroris asal Bima Diterbangkan ke Jakarta
Sun, 19 Apr 2015 05:43:38 +0000 - NTTTERKINI.COM, Kupang - Syarif, anggota teroris jaringan Santoso asal Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu, 19 April 2015 diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Wings Air dari Bandara Komodo, Labuan Bajo menuju Jakarta. “Dia (Target operasi) itu diterbangkan sekitar pukul 11.00 Wita,” kata Kepala bidang Humas Polda NTT Ajun Komisaris Besar Agus Santosa kepada media ini. Syarif […]
TNI Pengaman Pulau Ndana dan Batek Diganti
Fri, 17 Apr 2015 08:18:29 +0000 - NTTTERKINI.COM, Kupang - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengganti personil Satuan Tugas (satgas) Pengamanan Pulau terluar Ndana di Rote Ndao dan Batek di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua pulau itu berada di perbatasan dengan Australia dan Timor Leste. “Pagi tadi sudah dilakukan upacara pergantian personil,” kata Kepala Penerangan Korem 161 Wira Sakti Kupang, Mayor […]