left_menu
 
 
Hari ini, 05 September 2010
Pengalaman Kerja Lembaga Advokasi dan Penelitian

Pengalaman Kerja Lembaga Advokasi dan Penelitian

(LAP)  -  TIMORIS

LAP LAP Timoris mempunyai beberapa pengalaman yang telah dilakukan sejak tahun 1999 s/d 2002 adalah sebagai berikut:

Tahun 1999 :

  1. Melakukan  investigasi kemanusiaan terhadap pengungsi Timor Timur di kamp-kamp pengungsian yang tersebar di Kodya / Kabupaten Kupang.
  2. Melakukan  advokasi kemanusiaan dan anti kekerasan  di  Kodya / Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu.
  3. Melakukan investigasi kasus-kasus pelanggaran HAM masyarakat Timor Timur baik sebelum maupun sesudah jajak pendapat
  4. Melakukan  penggalian kuburan massal para korban pembantaian di Gereja Ave Maria Suai di wilayah perbatasan Metamauk - Belu dengan Suai - Timor Lorosae.

Tahun 2000 :

  1. Melakukan pengumpulan testimony para pengungsi Timor Timur  yang mendiami kamp-kamp pengungsian di wilayah Kodya / Kabupaten Kupang tentang  kekerasan yang terjadi  sesudah pengumuman hasil referendum.
  2. Melakukan seminar tentang Refleksi Kritis Peran Militer  Indonesia
  3. Melakukan investigasi terhadap  pembangunan resettlemen  para pengungsi Timtim di Desa Tulakaboa - Sulamu Kabupaten Kupang.
  4. Menulis buku tentang pembumi-hangusan Timor Timur, sebuah kesaksian pengungsi Timor Timur.
  5. Bekerjasama dengan NGO yang lain untuk membentuk Forum Peduli  HAM  (FPHAM) NTT.
  6. Menyelenggarakan kegiatan Lokakarya tentang Konflik di Nusa Tenggara Timur.
  7. Menerbitkan medya mingguan Tabloid SAKSI

Tahun 2001 :

  1. Melakukan penguatan hak-hak masyarakat dalam penguasaan dan pengelolaan sumber daya alam  di wilayah  Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang.
  2. Melakukan studi budaya dan ekonomi masyarakat di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang.
  3. Mengadakan pelatihan Organaiser di Desa Retraen Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang
  4. Melakukan pemantauan terhadap proses Registrasi Pengungsi Timor Timur di wilayah Kodya / Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu.
  5. Mengadakan Lokakarya Kampung di Desa Sonraen Kecamatan Amarasi - Kabupaten Kupang untuk mengkaji kebijakan  yang tidak partisipatif.
  6. Mengadakan  pelatihan HAM bagi para relawan HAM yang direkrut dari wilayah Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu.
  7. Melakukan pemantauan terhadap pelanggaran HAM di wilayah Timor Barat.
  8. Mengadakan dialog terbuka dengan DPRD I NTT untuk mengkaji peristiwa kekerasan yang terjadi wilayah Timor Barat

Tahun 2002 :

Melakukan kampanye informasi penyelesaian masalah pengungsi Timor Timur di wilayah Timor Barat.

Melakukan pendampingan para stakeholders di Kabupaten Lembata untuk pengelolaan sumber daya alam yang berbasis masyarakat.

Mengadakan pelatihan advokasi bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang.

Melakukan penguatan hak-hak ekonomi masyarakat korban  ketidakadilan  pasar di wilayah Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang. 

Tahun  2003 sampai dengan 2006

Advokasi Legislasi Pembentukan Perda PSDHBM di Kabupaten Lembata

Tahun  2005

Sejak September 2005-sekarang bekerjasama dengan Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) Jakarta untuk program Sekolah Demokrasi di Kabupaten Lembata Propinsi Nusa Tenggara Timur

BENTUK KEGIATAN

Kegiatan di bidang pengelolaan sumber daya alam (Tanah dan Hutan) berbasis masyarakat:

  • Penyelarasan visi pengelolaan sumber daya alam
  • Pengorganisasian basis
  • Pendidikan hukum kritis
  • Pelatihan gender
  • Studi banding
  • Pemetaan sumber daya alam
  • Advokasi legislasi kebijakan pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat

Kegiatan di bidang penegakan hak asasi manusia:

  • Pendidikan dan pelatihan HAM
  • Pengorganisasian masyarakat korban kekerasan dan pelanggaran HAM
  • Kampanye HAM
  • Penelitian nilai-nilai adat tradisi yang bermuatan HAM.

 Kegiatan di bidang penelitian: sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan:

  • Penelitian sosial, budaya, ekonomi dan lingkungan
  • Pelatihan metode penelitian partisipatif

Kegiatan di bidang pengembangan ekonomi rakyat :

  • Pendampingan dan penguatan kelompok
  • Pelatihan pengembangan teknologi tepat guna baik di bidang pertanian,  peternakan maupun sektor ekonomi informal lainnya.
  • Penguatan dan penyadaran hak-hak ekonomi masyarakat  basis
  • Pengembangan usaha bersama
  • Pelatihan tentang eksistensi,  dan peran Badan Perwakilan Desa
  • Advokasi legislasi kebijakan pemasaran hasil komoditi rakyat 

Kegiatan di bidang kampanye media :

  • Penerbitan media  advokasi
  • Penerbitan buku-buku

K e r j a s a m a

Selama ini LAP Timoris menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terutama kalangan lembaga donor dan LSM. Beberapa lembaga yang pernah dan sedang bekerjasama dengan LAP Timoris adalah Grassroots International, USAID, KONTRAS, Tim Relawan Kemanusiaan (TRK) Jakarta, Yayasan PIKUL, INSIST Jogyakarta dan DFID-MFP. Selain itu LAP Timoris juga menjalin kerjasama dengan LSM dan instansi pemerintah seperti Peace Brigade International (PBI), Amnesty International, Komnas HAM, Komnas Perempuan, ELSHAM, LIPI, Jaringan Gerakan Masyarakat Adat (JAGAT) NTT, Forum Peduli HAM (FPHAM) NTT, LBH NUSRA, YASMARA Kupang, Justice and Peace Keuskupan Atambua, Dinas Kehutanan, Departemen Kehakiman dan HAM, Jaringan Kerja Perempuan Indonesia Timur (JKPIT), WWF Nusa Tenggara dan Konsorsium Pengembangan Masyarakat Nusa Tenggara (KPMNT), KID Jakarta.

 

***